PSSI Siapkan Wasit Berkualitas untuk Laga Final Liga 4 Sumut yang Menegangkan

Final Liga 4 Sumut semakin dekat, dan PSSI Sumatera Utara menunjukkan komitmen yang kuat untuk menyediakan wasit berkualitas dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mini Pancing pada Jumat, 17 April 2026. Dalam konteks sepak bola, keberadaan wasit yang profesional dan berpengalaman sangat krusial untuk menjamin jalannya pertandingan yang fair dan menarik. Dengan pengalaman di kompetisi sebelumnya, PSSI optimis bahwa keputusan yang diambil akan menjaga integritas dan kualitas pertandingan.
PSSI Sumut Siapkan Wasit Terbaik untuk Final
Dalam upaya memastikan bahwa laga puncak Liga 4 Sumut antara Paya Bakung United dan PS Kwarta berlangsung tanpa kendala, Departemen Perwasitan PSSI Sumut kembali menyiapkan wasit dari putra daerah yang telah teruji dan berpengalaman. Penunjukan wasit berkualitas ini merupakan langkah strategis untuk menghindari potensi kontroversi yang dapat muncul selama pertandingan. Dengan demikian, harapannya, pertandingan ini dapat disaksikan dengan penuh kenikmatan oleh para penonton.
Komitmen PSSI dalam Menjaga Standar Wasit
PSSI Sumut telah menunjukkan keseriusan dalam menjaga standar kepemimpinan pertandingan dengan menugaskan wasit yang memiliki pengalaman di Liga 2 dan berkolaborasi dengan wasit dari Liga 3. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan performa wasit pada babak semifinal yang sebelumnya. Misalnya, dalam pertandingan antara Binjai City Sport Club melawan Paya Bakung United, wasit yang ditunjuk adalah Harmoko, yang berasal dari Divisi Championship/Liga 2, didampingi oleh asisten wasit berpengalaman lainnya.
- Wasit Harmoko (Divisi Championship/Liga 2)
- Asisten Wasit 1: Parlindungan Hasibuan (Divisi Championship/Liga 2)
- Asisten Wasit 2: Afrada Wira Prayuda (Liga 3 Nasional)
- Wasit Cadangan: Nanda Hermawan (Liga 3 Nasional)
Di pertandingan lain, Batubara United menghadapi PS Kwarta, di mana wasit yang memimpin adalah Dandi Surama Torong dari Divisi Championship/Liga 2, dengan asisten wasit dan wasit cadangan yang juga berasal dari Liga 3 Nasional. Ini menunjukkan konsistensi PSSI dalam memilih wasit yang tidak hanya berkompeten tetapi juga berpengalaman.
Pernyataan Pelaksana Tugas Wasit
Sriguna Tarigan, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Development Wasit PSSI Sumut, menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menurunkan wasit terbaik di laga final. Pengalaman dari babak sebelumnya menjadi pertimbangan penting dalam penugasan ini. “Kami akan kembali menugaskan wasit yang berkompeten untuk memimpin partai final Liga 4 Sumut nanti. Sebelumnya di babak semifinal, kami sudah menurunkan wasit Sumut yang bertugas di Liga 2,” ungkapnya.
Kesempatan untuk Wasit Muda
Selain laga final, PSSI Sumut juga memberikan perhatian khusus pada pertandingan perebutan tempat ketiga antara Binjai City dan Batubara United. Sriguna menyatakan bahwa mereka akan memberikan kesempatan bagi wasit muda yang memiliki potensi untuk berkembang. “Kami sudah berdiskusi mengenai siapa yang akan diturunkan. Untuk perebutan tempat ketiga, kami akan memunculkan wasit muda yang dinilai layak untuk berkembang ke depan. Tensi pertandingan ini tidak setinggi final,” tambahnya.
Transparansi dalam Penunjukan Wasit
Sriguna juga memastikan bahwa tidak ada intervensi dari federasi atau operator liga dalam proses penunjukan wasit di Sumut. “Selama ini tidak ada campur tangan dari federasi ataupun operator liga terkait penugasan wasit di Sumut. Ini hal positif, dan kami harus mempertanggungjawabkannya dengan memimpin pertandingan sesuai Laws of the Game,” tegasnya.
Tantangan dalam Pengembangan Wasit
Meskipun demikian, Sriguna mengakui adanya tantangan dalam pengembangan kualitas wasit di daerah. Beberapa di antaranya adalah minimnya pengalaman di lapangan dan ketiadaan tim penilai wasit yang dapat memberikan umpan balik. “Ada wasit yang secara fisik dan lisensi memenuhi syarat, tetapi masih lemah dalam pemahaman Laws of the Game. Di daerah juga minim pertandingan, dan tidak ada tim penilai, ini menjadi tantangan bagi kami,” jelasnya.
- Minimnya jam terbang wasit
- Ketiadaan tim penilai di daerah
- Kurangnya pemahaman tentang Laws of the Game
- Kesulitan dalam menemukan wasit yang berpengalaman
- Perluasan kesempatan bagi wasit muda
Peralatan Komunikasi untuk Wasit
Sriguna juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap peralatan komunikasi digital yang digunakan wasit. Menurutnya, hal ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan di lapangan, terutama mengingat bahwa kompetisi Liga 4 belum menggunakan teknologi VAR. “Peralatan komunikasi wasit sangat dibutuhkan saat ini, apalagi tidak ada VAR di Liga 4,” pungkasnya. Pelaksanaan laga perebutan tempat ketiga dan final dijadwalkan dimulai pada pukul 15.00 WIB, dan diharapkan dapat berlangsung dengan sukses.


